Ramadhan ke-5

Kapan mau pulang ke Indonesia Tus ?

Fiuhhh, pertanyaan yang begitu sulit untuk dijawab, mungkin sampai tengah tahun ini terlewati.

Ramadhan tak terasa sudah memasuki minggu ke-2, dan tanpa sadar ini adalah ramadhan ke-5 saya jauh dari orang tua dan sanak saudara. Teman-teman bilang saya jadi mirip Bang Toyib, yang pergi nggak pulang-pulang…*sigh

Begitu banyak hal yang dirindukan, Ramadhan dengan rutinitas ibadah, aktifitasnya, dan tentu saja kebersamaan, keluarga dan para sahabat. Momen ini sampai kapanpun tak tergantikan.

Lalu, bagaimana ramadhan di Seoul ?

Alhamdulillah berjalan lancar, kali ini ramadhan tidak berada di tengah puncak Summer, jadi udara sedikit lebih sejuh dari tahun sebelumnya, shubuh dimulai jam 3.19, dan maghrib jam 19.48.

Pertanyaan yang setiap saat muncul dari teman-teman korea: 티투스 배 안고파요?-rom: Tituse, be angupayo? , (red: Titus, kamu ga laper?), yang biasanya dijawab dengan : 괜찮아요– rom: gwenchanayo, (red: saya baikbaik sajaa…), 😀 , ini juga jawaban andalan kalau ditanya ndak sumuk pake kerudung summer2 gini ?

Yang spesial juga di ramadhan kali ini adalah kegiatan rutin buka bersama di KBRI. Selain kita bisa merasakan masakan Indonesia, tentu saja silaturrahim dan kebersamaannya. Dan hari pertama puasa sekaligus pembukaan buka bersama di KBRI ini dibarengi dengan ramah tamah penyambutan Ibu Bapak Duta Besar Indonesia yang baru saja pindah dari LA,California.

 

Sometimes, it feels like home when you can taste your traditional food, meet old friend, and speak your language – Anonymous.

Selain buka bersama, yang istimewa adalah sholat tarawih berjamaah di masjid Itaewon. Biasanya selalu ada Imam yang didatangkan langsung dari Saudi Arabia, khusus untuk menjadi imam sholat tarawih selama ramadhan ini. Selama Ramadhan ini juga masjid Itaewon buka lebih lama, iya ‘buka’, karena biasanya masjid itaewon tidak seperti masjid di Indonesia yang buka 24/7 layaknya McDonald, tapi tutup setelah sholat isya’. Di sini juga kita bisa berkumpul bersama muslimah-muslimah cantik dari berbagai Negara 😀 *salah motivasi.

Ramadhan hari ke-10.
Selamat menjalankan ibadah di bulan suci ini, Semoga teman-teman dilancarkan ibadahnya,

Berkah ramadhan untuk kita semua^^

Semusim Cinta dan Siomay

2016.04.24,

Seperti minggu-minggu sebelumnya, hari ini juga jam 7.20 sudah berada di kereta bawah tanah menuju Ansan. Bedanya kali ini tidak untuk bertemu dengan rekan-rekan mahasiswa UT di Univ. Hanyang, tetapi untuk turut serta dalam seminar yang bertajuk Semusim Cinta 2016 (Seminar Muslimah Cantik dan Bertakwa), dari judulnya saja mungkin sudah bisa ditebak acara kali ini khusus untuk kaum hawa ya ^^.

Acara ini menghadirkan Teh Ninih dan Ghaida Tsurayya, yang terdiri dari beberapa bagian, yaitu Beauty Class, dan Tahsin (baca :kajian/seminar). Beauty class ini menghadirkan  instruktur khusus dari korea, dan untuk tutorial hijabnya dipandu langsung oleh Ghaida Tsurayya.

Semusim Cinta 2016

Alhamdulillah acara berjalan lancar,,,dan acara nya juga ok banget, terima kasih buat Bumil Muda Mba Koordinator acara, Fitrah, yang kebetulan diamanahi :D.

Kesan dari acara ini, Alhamdulillah sangat menambah ilmu dan wawasan, terutama hal-hal yang ada di dalam tema. Semoga juga acara ini bermanfaat dan membawa berkah bagi rekan-rekan semua yang hadir. *kok jadi seperti ucapan terima kasih dari panitia ya 😀

Dari sini, satu penilaian saya yang bertambah adalah, Teh Ghaida dan Teh Ninih jauuh lebih cantik aslinya daripada yang di Foto, dan beliau-beliau ini sangat humble dan murah senyum, ^^, Continue reading

My First Korean Homemade Yogurt

Inspired by Mbak Piti who bought Roi**en Yogurt Maker, I bought the electric one.

I got it online 11,850 KRW from coupang.com, it’s less than Rp.200,000. Never experience making yogurt before, I browse some online tips and recipe, and I found this. Without any hesitation, once my yogurt maker arrived, I give it a try, and here it is 😀

My First Korean Homemade Yogurt :D

My First Korean Homemade Yogurt 😀

Ingredients :

  • Denmark Milk 600ml
  • Denmark Plain Yogurt I cup (85ml)

How to:

  • Clean all tools before make a mixture (spoon, measuring class, cup, yogurt can)
  • Pour 600 ml milk and yogurt, then mix them well
  • Put in the yogurtmaker, then turn it on
  • Wait for 8~10 hours (in my case I leave it about 9 hrs), then pick it up
  • Leave it a while to release its heat, then put it in the fridge
  • Voila, we got plain delicious creamy yogurt 😀

Note :

milk and yogurt are optional,  but coincidentally I got milk with the same brand 😀

Resto Indonesia di Korea – Borobudur

Sabtu minggu adalah hari untuk aktifitas yang berbeda  dari berangkat ke kantor, dan Sabtu ini salah satu tujuannya adalah Resto Indonesia. Borobudur nama restonya. Bagi teman-teman yang tinggal di Seoul ini merupakan salah satu jujukan jika kita kangen masakan Indonesia karena Resto ini menyediakan berbagai menu yang tidak bisa kita masak sendiri karena selain bahan dan bumbunya susah dicari, memasaknya pun membutuhkan usaha yang luarr biasa (bagi yang malas seperti saya :D).

Petunjuk arah 

Gasan Digital Complex Station, Exit 4,
Jalan lurus ke Lotte Outlet, turun tangga menuju Lantai B2, Cari Neon Box Berwarna Merah Putih Bertuliskan Warung Indonesia “BOROBUDUR”

Warung Indonesia Borobudur

Warung Indonesia Borobudur

Menu yang disajikan 

Makanan : Masakan Indonesia, khususnya dari Jawa Timur seperti soto ayam, baso sapi, nasi goreng, mie ayam baso, gulai kambing, pecel lele, lele goreng, gado-gado, opor ayam, tempe penyet, mie goreng spesial, lele penyet, nasi campur, pecel ayam, pecel tempe,sayur lodeh, rendang daging sapi, balado udang, lontong sayur, tongseng kambing, ayam bakar, gurame goreng, aneka gorengan,  dll Continue reading

Mengurus Visa D-10 (dari D-2)

Informasi ini ditulis termotivasi dari pertanyaan teman beberapa waktu lalu.

Registrasi Visa D-10 (Job Seeking Visa)

Dokumen yang perlu dipersiapkan

  • Kontrak / surat keterangan tempat tinggal
  • Copy Semua dokumen kelulusan (Transkrip, ijazah, course completion)
  • Formulir Standar Aplikasi Visa (no.34)
  • Formulir Job Seeking Plan
  • Foto paspor ukuran 3×4
  • Alien Registration Card
  • Paspor
  • Uang 133,000 KRW (100,000 KRW: stamp, 33,000 KRW: registrasi+ pengiriman ARC)

Cara pendaftaran

  • Daftar antrian online melalui hikorea.go.kr (IE compatible)
  • Langsung datang ke kantor imigrasi sesuai wilayah tempat tinggal, ambil antrian dan menuju loket dengan membawa semua dokumen di atas

Continue reading

Rindu

Things to do when you miss someone

Gambar diambil dari Blog Teh @ninityunita : istribawel.com

 

Bulan Maret, hari pertama…

Rindu bertemu keluarga

Rindu bertemu sahabat-sahabat tercinta

Rindu berkumpul dan bercanda bersama

Rindu berbagi cerita

Rindu..

 

PS : Teruntuk ibuk, ayah, adek-adek, keluarga, dan sahabat-sahabat tercinta, semoga semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiat, dan selalu dalam lindungan, limpahan nikmat dan rahmat-Nya