Kapan Sidang ?

aaaaarrrggghh pertanyaan itu terasa begitu annoying akhir-akhir ini. entah memang saya yang sedang sensitif ato gimana. nggak lewat YM nggak ketemu langsung, nggak sms, semua orang rasanya menanyakan hal yang sama. agak susah menjawabnya. opsi jawaban yang saya punya hanya belum tau, atau kalau mau ekstrim saya kan menjawab saya tidak sidang periode ini, saya pengen lulus bareng kalian.

hmm, butuh cukup ketegaran untuk menjawab pertanyaan yang sebenernya gampang ini. tapi kenyataannya pertanyaan ini menjadi begitu susah dijawab, mengalahkan rumus fisika dengan turunan 7 integral sekali pun *lebay. faktanya, mungkin saya memang belum ditakdirkan untuk lulus semester ini, dan itu adalah sebuah keputusan besar, bukan karena apa-apa, atau siapa-siapa, tapi karena saya sendiri dan Allah yang tahu. terlalu banyak alasan yang harus diurai kalau ditanya apa sebabnya. tapi yang pasti, jika saya nekat mengambil kesempatan sidang dalam periode ini, mungkin akan lebih banyak hal yang saya sesali nanti.

beberapa orang bilang usaha yang selama ini saya lakukan sia-sia, namun, tidak demikian yang saya rasakan. saya merasa beruntung diberi kesempatan oleh Allah untuk tidak menyia-nyiakan waktu, untuk bekerja sama kerasnya dengan orang-orang hebat seperjuanganku, sesama anggota tim project TA-ku, belajar hal yang benar-benar tak dikenal sampai menjadi setengah expert *halah, pengalaman diusir SKK(baca:satuan Keamanan Kampus) sampe akhirnya mboyong PC-nya lab ke rumah Yuli, rela bersusah-susah melewatkan akhir pekan untuk tutorial dan belajar bareng, rela melewatkan akhir pekan dan liburanku untuk menahan diri tak pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga, dan banyak lagi yang tak akan cukup kalau diceritakan semua.

yah, setiap orang punya keputusan masing-masing, bukan karena kita tidak bertanggung jawab atas komitmen yang telah kita buat, tapi kita punya cara sendiri untuk membuktikan komitmen itu.  and the rest kita sendiri yang harus mempertanggungjawabkan keputusan itu, 🙂, jadi keinget meredith waktu ngomong ini :

At some point, you have to make a decision. Boundaries don’t keep other people out. They fence you in. Life is messy. That’s how we’re made. So, you can waste your lives drawing lines. Or you can live your life crossing them. But there are some lines… that are way too dangerous to cross

meredith – Grey’s Anatomy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s