Travel teaches you how to see

travels teaches you how to see, itu salah satu quote yang saya ingat dari buku Traveler’s Tale yang baru saja saya baca. kolaborasi empat penulis yang disajikan dalam satu cerita tentang traveling dibumbui dengan kisah cinta empat orang sahabat,  eh apa sebaliknya ya? terserah lah, yang jelas novel ini menghibur sekali. Penokohan yang jelas, dengan karakteristik kuat masing-masing tokoh di dalamnya membuat saya benar-benar bisa menilai bagaimana pribadi masing-masing tokohnya. dengan gaya yang berbeda antara aditya mulya, ninit yunita, Alaya Setya dan Iman Hidayat tapi tetep nge-blend jadi satu menjadikan novel ini bener-benar menarik untuk dibaca. tak ingin terhenti, untung saja bukan novel dengan cerita yang panjang tapi dalem.

Traveler's tales : belok kanan barcelona

Membaca novel ini membuat saya semakin bermimpi untuk go overseas, nggak tau belajar, jadi turis yang sedang berlibur, atau justru bekerja disana, aminn doakan. tapi yang jelas, backpacking seru sepertinya. dengan mengedepankan cerita tapi tidak melupakan  untuk menyampaikan pesan dan tips traveling ke pembaca membuat novel ini semakin terasa efeknya. *kayak apa aja y :D

Dari cerita disini jadi teringat quote ini,

Some people are meant to fall in love with each other, but not meant to be together.

Jodoh itu memang misteri, kadang segimana pun kita berusaha, kalo nggak ditakdirkan bersama, yang bisa kita lakuin cuman menyimpan rasa itu, bukan untuk dijadikan sebuah kesedihan, tapi jadi bagian manis yang membuat kita bisa tersenyum karena diberi kesempatan memiliki rasa itu.

Yang  bikin berkesan selain cerita tentang traveling dan cerita di dalamnya adalah masing-masing penokohan,  si Jusuf dengan narsisnya sebagai orang paling ganteng di dunia, si Farah yang menyebut gempa dan orang cebol sebagai kejadian keramat, si Francis yang segitunya mau berjuang demi cinta, dan si Retno yang konsisten dengan keputusannya. Selain traveling, dan cinta, persahabatan jadi bagian yang menarik juga, meskipun penulis mungkin sengaja bukan menjadikan ini sebagai titik berat novel ini. At the end, penulis menyajikan ending yang to the point, meskipun sedikit tak terduga.

Maaf banyak spoiler, hehe. terima kasih banyak buat ajeng sudah memberi kehormatan saya sebagai pembaca pertama  novelnya. Buat yang suka dengan novel tentang traveling,kisah cinta, dan belum baca, novel ini bisa dimasukkan waiting list :) . So entertaining and inspiring, pengen travelinggg, ayo siapa yang mau ngasi tiket buat keliling Eropa gratis :P

Traveler’s Tale buku yang saya cari

kemarin, entah ada angin apa ketika dapet sms dari ajeng yang ngajakin ke indie clothing expo, kata iya langsung terketik dan terkirim,. padahal sampe sana, juga ga ada satu barang pun yang merarik hati, ga ada satu barang pun yang saya beli. berakhir dengan tanpa hampa, akhirnya berniat mampir ke gramedia yang bagian toko bukunya, teringat ada satu buku yang sedang saya cari-cari sejak beberapa minggu yang lalu, judunya Traveler’s Tale, Belok Kanan Barcelona, cover depan belakangnya  harusnya seperti ini.

gambar diambil dari sparklingchelsea.wordpress.com

memanfaatkan komputer yang disana, di search memang ada, di rak 3105 kalo ndak salah ingat, tapi setelah sampai di rak yang dimaksud, yang saya temukan ternyata berbeda. Buku dengan judul yang sama tapi dengan cover berbeda, dan sedikit menimbulkan kecurigaan juga jangan-jangan isinya juga berbeda.

sudah 4 toko buku saya telusuri, tapi tak satu pun dari toko buku itu ada stok novel ini. hmm kemana lagi saya harus mencari ?