Dashboard-Pentaho

dashboard ? dashboard confessional ? bukan bukan, ini bukan dashboard yang itu, dashboard ini merupakan eksekutif dashboard yang merupakan salah satu bentuk OLAP reporting yang memiliki banyak fungsi terutama analisis dan monitoring progress objective.

gara-gara mata kuliah BIDW ini :D , pekan-pekan terakhir mata kuliah ini terpaksa berkutat dengan yang namanya dashboard, karena  final project mata kulah ini adalah membuat dashboard dari case study yang kita angkat. sebenarnya ada banyak tools untuk membuat dashboard, kalau dari SAP ada Xcelcius yang berbasis data excel, ada juga  yang dari open source yaitu Pentaho.Pentaho ini juga satu-satunya project open source Business Inteligence yang paling besar, yang memiliki sub project lainnya seperti Mondrian, Kettle (sebagai data migrator)

Isi Dashboard, hmm sebenarnya cukup banyak komponen yang ada di dalam dashboard, biasanya mengacu pada KPI ( Key Performance Indicator) karena dilihat dari fungsinya kan dashboar ini untuk keperluan analisa dan monitoring pencapaian target. KPI-KPI tersebut dapat digambarkan dalam berbagai macam bentuk komponen, bisa chart, gauge, scorecard, atau yang lain. Karena terdiri dari banyak bentuk, data yang ditampilkan dalam dashboard ini juga banyak bentuknya, istilah OLAP nya adalah data cube, yang kalo di Pentaho bisa dibuat dengan Mondrian. (yang jadi tugas juga minggu ini).

cukup disini dulu info tentang dashboard nya :) . maaf cuman sedikit cerita, semoga kalau ada kesempatan bisa update lagi informasi yang lebih banyak.

Buat teman-temanku yang juga berjuang untuk mata kuliah BIDW ayoo tetap semangat, nanti kita jadi BI consultant yang ok. Buat Safir, ayoo kita berjuang bareng-bareng fir :mrgreen:

Quotenya :

Yang dilihat bukan bagaimana kalian menyelesaikan tugas, tapi bagaimana kalian bisa memahami apa manfaat yang bisa dibawa nantinya — RAH

we’re never gonna survive unless, We get a little crazy– crazy, Alanis Morissette

kita gak akan bisa jadi orang maju kalo gak mau memotivasi diri kita sendiri dan gak pernah berhenti bermimipi,Yeah we are all awesome if we wanna be :D

Subversion–>Versioning

pertama kali mendengar kata-kata ini ketika workshop oleh Smarti team untuk PKM mata kuliah RKPL saat itu, dan sekarang di kuliah lanjutannya yang bertittle Rancang Bangun Kebutuhan Perangkat Lunak, ini menjadi topik utama di minggu-minggu awal.

yah, mata kuliah ini mengharuskan kita mampu bekerja dalam team untuk membangun sebuah project, dan  pembangunan project ini membutuhkan  kolaborasi  dan repository file untuk memudahkan. Selain memudahkan dalam pengelolaan version project, subversion bisa menyelamatkan kita jika terjadi file hilang tanpa sengaja. Jika memiliki repository subversion, kita hanya cukup mengambil data dari server repository. Subversion yang dipakai ada 2 jenis,

  1. tortoise svv untuk versi GUI
  2. collabsnet untuk versi consoleny

keduanya sama-sama mudah dipakai, tergantung user apakah lebih suka klak klik dan bermain dengan GUI atau ngoding di cmd :D

yang sempat dibingungkan ketika memakai tortoise pada awalnya adalah membuat repo di komputer lokal, karena awalnya repo sudah disediakan dan tinggal di checkout. setelah coba-coba dan baca-baca sana sini cara membuat repo local dan melakukan checkout seperti ini.

  1. buat folder di salah satu drive
  2. masuk ke dalam folder tersebut, klik kanan
  3. pilih create repository here

screenshot

selanjutnya, setelah repo telah berhasil dibut, tinggal checkout isi repo tersebut, dengan cara

  1. pilih yang ingin dijadikan tempat checkout svn
  2. klik kanan pada folder tersebut, pilih checkout, dan seluruh file yang ada dalam repo akan ditampilkan dalam folder tersebut

next : update dan commit svn

semester 6 dimulai :)

FRS akhirnya disetujui, 23 sks harus diperjuangkan semester ini, 2 mata kuliah dengan sks berjumlah sama dengan rukun iman :D , setelah add & drop , plotting jadwal, pindah sini pindah situ, akhirnya mengambil 5 mata kuliah ini :

  • Manajemen Proyek Teknologi Informasi – 6 sks- Ir. A. Holil Noor Ali M.Kom
  • Rancang Bangun Perangkat Lunak – 6 sks – Bambang Setiawan S.Kom, M.T.
  • Data Mining & Data Warehouse – 5 sks – Rully Agus Hendrawan S.Kom
  • Sistem Fungsional Bisnis 2- 3 sks – Apol Pribadi Subriadi, ST. MT
  • Etika Profesi – 3 sks – Bekti Cahyo Hidayanto, S.Si., M.Kom.

sedikit aneh mungkin dengan mata-kuliah diatas, misalnya saja SFB 2 , mata kuliah ini ekivalensi dari sistem informasi akuntansi yang dulunya isinya itung-itungan.

semangat buat temen-temen semua, ayo kita berjuang ^^. Bismillah…

mencubit COBIT

mendapatkan kesempatan buat ngupdate isi blog ini setelah sekian lama

di tengah semester  ganjil ini, beberapa hal baru harus terpaksa dipelajari :meski pada akhirnya ikhlas: , salah satunya adalah COBIT, singkatan dari Contol Objective for Information and  related Technology . COBIT ini dipelajari dalam mata kuliah tata kelola dan audit IT. COBIT merupakan sebuah framework yang berisi panduan standar praktik manajemen teknologi informasi yang dikeluarkan oleh IT governance yang merupakan bagian dari ISACA.

COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :

  • Perencanaan dan organisasi (plan and organise)
  • Pengadaan dan implementasi (acquire and implement)
  • Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
  • Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluate)

dari domain di atas  masih dibagi lagi beberapa proses tiap domainnya dan dari proses  tersebut juga terdapat beberapa control objective  lagi

itu tadi info global tentang  COBIT. selain COBIT juga terdapat framework lain untuk tata kelola IT di antaranya ada ITIL, Val IT, ISO 20000, dll yang masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan.

kata bapaknya ( baca : pak Aris Tjahyanto) , untuk semester ini yang diexplore adalah COBIT, dan untuk semester depan bagi pada pengikut mata kuliah tata kelola dan AUdit TI akan berhadapan dengan ISO. Semangat  ya, buat temen-temen yang ntar  belajar ISO. ayuk bagi-bagi ilmu :D